FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS IMUNISASI BOOSTER

editor journal

Abstract


Imunisasi booster adalah imunisasi lanjutan yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan di atas ambang perlindungan atau memperpanjang masa perlindungan. Booster penting untuk meningkatkan kembali respon imun terhadap vaksin yang sudah semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia. Jika tidak dilakukan booster, anak berisiko tidak terlindungi saat terkena penyakit yang seharusnya bisa dicegah.

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status imunisasi booster. penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 62 orang. Pengambilan data menggunakan data primer. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan chi-square pada derajat kemaknaan (α=0,05).

Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur (p-value 0,675 > 0,05), terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p-value 0,004 < 0,05), dan pengetahuan (p-value 0,001 < 0,05)

Simpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara  pendidikan (p-value 0,004 < 0,05), dan pengetahuan (p-value 0,001 < 0,05) dengan status imunisasi booster. Disarankan untuk intervensi pada ibu yang mempunyai anak usia 18-24  bulan dengan KIE melalui upaya promosi kesehatan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 midwifery scientific journal

VIew My Stats Jurnal Kebidanan by http://ejournal.akbidypsdmi.ac.id/index.php/index/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.