HUBUNGAN ANTARA KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR)

editor journal

Abstract


Kurang gizi pada awal kehidupan manusia dimulai sejak dalam kandungan ibu. Sehingga calon ibu perlu mempunyai kondisi yang baik saat kehamilan. Kesehatan dan gizi ibu hamil sangat diperlukan bagi bayi untuk tumbuh kembang yang optimal. Keadaan gizi ibu yang kurang baik sebelum hamil dan pada waktu hamil cenderung melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). BBLR dapat mengakibatkan hipotermia, hipoglikemia, masalah pemberian Asi, kejang, ikterus, dan gangguan pernafasan, segingga bisa berdampak serius pada kualitas generasi mendatang. Masalah gizi utama di Indonesia adalah Kekurangan Energi dan Protein (KEP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara KEK pada Ibu Hamil dengan BBLR.
Metode penelitian ini adalah observasi Analitik, dengan desain case control. Populasi penelitian adalah semua ibu yang melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Haurpanggung bulan Agustus-Oktober tahun 2015. Pengambilan sampel menggunakan Tehnik Sampling Jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 10 kasus 20 kontrol.
Hasil penelitian menunjukan nilai Pvalue 0,103. Tidak ada hubungan antara ibu hamil KEK dengan kejadian BBLR. Ibu hamil dengan KEK mempunyai kemungkinan melahirkan BBLR, namun risiko tersebut bisa dicegah dengan memberikan konseling dan pemantauan selama kehamilan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 MIDWIFERY SCIENTIFIC JOURNAL

VIew My Stats Jurnal Kebidanan by http://ejournal.akbidypsdmi.ac.id/index.php/index/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.